Barcode Scanner Mesin Packaging untuk Membaca Kode Produk

Barcode Scanner Mesin Packaging untuk Membaca Kode Produk

a
By ardianadmin
11 Oktober 2026 40 dilihat 5 menit baca

Barcode Scanner Mesin Packaging untuk Membaca Kode Produk

Dalam proses produksi dan packaging modern, identifikasi produk menjadi bagian penting untuk membantu proses pelacakan, pencatatan, sortir, dan pengendalian produksi.

Salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah barcode scanner mesin packaging.

Barcode scanner atau barcode reader digunakan untuk membaca informasi yang terdapat pada barcode secara otomatis. Hasil pembacaan dapat diteruskan ke sistem kontrol, komputer, PLC, database, atau perangkat lain sesuai dengan konfigurasi sistem.

Pada lini packaging, barcode scanner dapat dipasang pada area conveyor atau titik tertentu yang membutuhkan proses identifikasi produk.

Apa Itu Barcode Scanner?

Barcode scanner adalah perangkat yang menggunakan sistem optik untuk membaca pola barcode dan mengubahnya menjadi informasi yang dapat diproses oleh sistem elektronik.

Barcode dapat digunakan untuk menyimpan informasi identifikasi tertentu pada produk atau kemasan.

Jenis barcode yang dapat dibaca bergantung pada kemampuan scanner yang digunakan. Karena itu, sebelum memilih barcode scanner, jenis kode yang digunakan pada produk harus diketahui terlebih dahulu.

Fungsi Barcode Scanner pada Mesin Packaging

Barcode scanner dapat mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

  • Membaca kode produk
  • Mengidentifikasi produk
  • Membantu proses tracking
  • Membantu proses sortir
  • Memverifikasi produk
  • Membaca kode pada kemasan
  • Membantu pencatatan produksi
  • Mengirim data ke sistem kontrol
  • Membantu proses otomatisasi

Penggunaan barcode scanner dapat membantu mengurangi proses input kode secara manual pada aplikasi yang memang membutuhkan pembacaan kode secara otomatis.

Aplikasi Barcode Scanner pada Mesin Packaging

1. Pembacaan Barcode pada Conveyor

Barcode scanner dapat dipasang pada area conveyor untuk membaca kode yang terdapat pada produk atau kemasan ketika produk melewati titik pembacaan.

Sistem kemudian dapat menggunakan hasil pembacaan tersebut untuk proses berikutnya.

2. Identifikasi Produk

Pada lini produksi dengan banyak jenis produk, barcode dapat digunakan sebagai identitas produk.

Barcode scanner membantu sistem mengetahui kode yang sedang dibaca sehingga proses berikutnya dapat disesuaikan dengan program yang digunakan.

3. Sortir Produk

Hasil pembacaan barcode dapat digunakan sebagai salah satu informasi untuk menentukan jalur atau proses produk.

Misalnya, sistem dapat memberikan instruksi kepada mekanisme sortir berdasarkan kode produk yang terbaca.

4. Verifikasi Kemasan

Barcode scanner dapat membantu memeriksa apakah kode pada kemasan sesuai dengan produk atau proses yang sedang berjalan.

Untuk aplikasi verifikasi yang lebih kompleks, barcode reader dapat dikombinasikan dengan sistem vision atau perangkat kontrol lainnya.

5. Tracking Produk

Pada sistem produksi dan packaging tertentu, hasil pembacaan barcode dapat dikirim ke sistem informasi untuk membantu proses pelacakan produk.

Jenis Barcode yang Perlu Diperhatikan

Barcode scanner tidak selalu mempunyai kemampuan membaca semua jenis barcode.

Beberapa jenis kode yang umum ditemukan dalam aplikasi industri antara lain:

  • Code 39
  • Code 128
  • EAN
  • UPC
  • ITF
  • QR Code
  • Data Matrix

Kemampuan membaca setiap jenis kode bergantung pada model scanner atau barcode reader.

Karena itu, jenis barcode yang digunakan pada produk merupakan salah satu informasi penting saat memilih scanner.

Barcode Scanner dan Vision Sensor

Barcode scanner dan vision sensor sama-sama dapat digunakan untuk membaca informasi visual, tetapi kebutuhan aplikasinya berbeda.

Barcode scanner dirancang khusus untuk membaca kode tertentu dengan cepat dan mengubah hasil pembacaan menjadi data.

Sementara vision sensor mempunyai kemampuan pemeriksaan visual yang lebih luas, tergantung sistem dan software yang digunakan.

Jika kebutuhan mesin hanya membaca barcode, barcode scanner dapat menjadi pilihan yang lebih spesifik. Jika diperlukan pemeriksaan bentuk, posisi, kondisi produk, atau karakteristik visual lainnya, sistem vision dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Faktor yang Memengaruhi Pembacaan Barcode

Hasil pembacaan barcode dapat dipengaruhi oleh beberapa kondisi, antara lain:

  • Jenis barcode
  • Ukuran barcode
  • Jarak pembacaan
  • Kecepatan produk
  • Posisi barcode
  • Sudut pembacaan
  • Kualitas cetakan
  • Kontras barcode
  • Permukaan kemasan
  • Pencahayaan
  • Kondisi lensa scanner
  • Getaran mesin

Barcode yang rusak, terlalu kecil, buram, atau memiliki kontras yang kurang baik dapat membuat proses pembacaan menjadi lebih sulit.

Spesifikasi Barcode Scanner yang Perlu Diperhatikan

Sebelum membeli atau mengganti barcode scanner mesin packaging, beberapa spesifikasi yang perlu diperiksa antara lain:

  • Merek dan tipe
  • Jenis barcode yang dapat dibaca
  • Jarak pembacaan
  • Kecepatan pembacaan
  • Jenis sumber cahaya
  • Resolusi
  • Field of view
  • Interface komunikasi
  • Jenis output
  • Supply voltage
  • Jenis konektor
  • IP rating jika dibutuhkan
  • Kecepatan conveyor
  • Posisi pemasangan

Selain spesifikasi scanner, kondisi barcode dan aplikasi mesin juga harus diperhatikan.

Tanda Barcode Scanner Bermasalah

Beberapa kondisi yang dapat menunjukkan barcode scanner atau sistem pembacaannya perlu diperiksa:

  • Barcode tidak terbaca
  • Pembacaan sering gagal
  • Hasil pembacaan tidak konsisten
  • Scanner membutuhkan waktu lebih lama untuk membaca
  • Produk tertentu tidak dapat dibaca
  • Komunikasi data terganggu
  • Hasil pembacaan tidak masuk ke controller
  • Scanner tidak memberikan output

Namun, masalah pembacaan tidak selalu berarti scanner rusak.

Periksa juga kualitas barcode, posisi produk, jarak scanner, kabel, konektor, power supply, komunikasi data, dan kebersihan bagian optik.

Cara Memilih Barcode Scanner Pengganti

Jangan memilih barcode scanner hanya berdasarkan bentuk fisiknya.

Periksa terlebih dahulu:

  1. Merek dan kode model
  2. Jenis barcode
  3. Jarak pembacaan
  4. Kecepatan conveyor
  5. Interface komunikasi
  6. Supply voltage
  7. Jenis konektor
  8. Dimensi perangkat
  9. Posisi pemasangan
  10. Kondisi lingkungan kerja
  11. Sistem kontrol yang digunakan

Jika scanner lama masih tersedia, foto label dan kode model sangat membantu dalam proses pencarian pengganti.

Data yang Sebaiknya Dikirim ke AJ PACK

Untuk membantu pengecekan barcode scanner mesin packaging, kirimkan:

📷 Foto barcode scanner lama
🏷️ Foto label dan kode part
🔌 Foto konektor dan kabel
📦 Foto barcode pada produk atau kemasan
📏 Jarak scanner dengan produk
⚙️ Informasi mesin dan aplikasi
🖥️ Informasi controller atau sistem komunikasi jika tersedia

Dengan informasi tersebut, pengecekan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan aplikasi dan spesifikasi perangkat.

Butuh Barcode Scanner untuk Mesin Packaging?

PT Ardian Jaya Packaging membantu kebutuhan spare part sensor, komponen otomasi, barcode scanner, dan spare part mesin packaging berdasarkan spesifikasi serta kebutuhan aplikasi.

Untuk kebutuhan barcode scanner mesin packaging, kirimkan foto perangkat lama, kode part, foto barcode, atau informasi mesin agar dapat kami bantu melakukan pengecekan.

AJ PACK – Solusi Presisi untuk Spare Part Mesin Packaging Indonesia.

📱 WhatsApp: 082231161286
📧 Email: ardianjayapack@gmail.com
🌐 Website: www.ardianjaya.com

📍 PT ARDIAN JAYA PACKAGING
Surya Asri 1 Blok C2/11, Sidokepung, Buduran, Sidoarjo – Jawa Timur 61252

Share this article

Artikel Lainnya

Konsultasi Produk

Hubungi kami untuk konsultasi kebutuhan sparepart dan Mesin Industri anda

Hubungi Kami